Liputan6.com, Jakarta – Jumlah serangan siber mengarah ke Indonesia diketahui mengalami penurunan signifikan pada semester I 2025. Walau tercatat ada penurunan, ancaman digital masih jauh dari kata reda. Data ini diungkap oleh laporan terbaru Awanpintar, platform pemantauan serangan siber dari Prosperita Group.
Berita Lainnya
AwanPintar sebut 43 serangan siber terjadi per detik di Indonesia
Jakarta (ANTARA) – AwanPintar.id mengeluarkan laporan terkait Ancaman Digital di Indonesia Semester II-2023, terdapat rata-rata 155.292 serangan siber per jam…
Waspada Ransomware Modern, dalam 6 Bulan Ada 347 Juta Serangan Siber di Indonesia
TEMPO.CO, Jakarta – Ransomware masih menjadi salah satu ancaman yang menakutkan bagi masyarakat. Khususnya buat para profesional IT pada organisasi…
Waduh! Indonesia Disebut Jadi Sumber Malware Terbesar di 2025
Jakarta, PCplus – Indonesia resmi dicatat sebagai sumber malware terbesar sepanjang 2025. Laporan AwanPintar.id menemukan 234.528.187 serangan siber terjadi pada…
Mentransformasi Security Operation Center, dari Pasif Jadi Jantung Ketahanan Bisnis
Liputan6.com, Jakarta – Seperti menara kontrol bandara yang terus mengawasi ribuan pergerakan pesawat setiap detik, Security Operation Center (SOC) adalah…
RI Jadi Negara dengan Ancaman Spam Terbesar di Dunia, 15 Serangan per Detik
Bisnis.com, Jakarta – Indonesia ditempatkan sebagai ‘sarang’ serangan spam dan malware terbesar di dunia sepanjang 2025. Temuan dari platform intelligence…
Data Pemerintah Dominasi 58 Persen Kebocoran di Dark Web, Platform Baru Ini Tawarkan Deteksi Dini
Liputan6.com, Jakarta – Ancaman kebocoran data di dark web kebocoran data di dark web menjadi perhatian serius di Indonesia menyusul…
