Liputan6.com, Jakarta – Jumlah serangan siber mengarah ke Indonesia diketahui mengalami penurunan signifikan pada semester I 2025. Walau tercatat ada penurunan, ancaman digital masih jauh dari kata reda. Data ini diungkap oleh laporan terbaru Awanpintar, platform pemantauan serangan siber dari Prosperita Group.
Berita Lainnya
Indonesia Disebut Jadi Sumber Spam dan Malware Terbesar pada 2025
KOMPAS.com – Indonesia disebut menjadi sumber serangan spam dan malware terbesar sepanjang 2025. Hal itu terungkap dalam laporan “Indonesia Waspada:…
Predikat Buruk 2025: Indonesia Jadi Juara Dunia Pengirim Spam dan Malware
Indonesia mencatatkan rekor kelam di dunia maya setelah dinobatkan sebagai negara sumber serangan spam dan malware terbesar di dunia sepanjang…
Indonesia Disebut Jadi Sumber Spam dan Malware Terbesar pada 2025
KOMPAS.com – Indonesia disebut menjadi sumber serangan spam dan malware terbesar sepanjang 2025. Hal itu terungkap dalam laporan “Indonesia Waspada:…
Indonesia Jadi Episentrum Serangan Spam dan Malware Dunia
Keamanan siber nasional sedang berada dalam titik krusial. Berdasarkan laporan terbaru bertajuk “Indonesia Waspada: Ancaman Digital di Indonesia Semester 2…
Mentransformasi Security Operation Center, dari Pasif Jadi Jantung Ketahanan Bisnis
Liputan6.com, Jakarta – Seperti menara kontrol bandara yang terus mengawasi ribuan pergerakan pesawat setiap detik, Security Operation Center (SOC) adalah…
Data Pemerintah Dominasi 58 Persen Kebocoran di Dark Web, Platform Baru Ini Tawarkan Deteksi Dini
Liputan6.com, Jakarta – Ancaman kebocoran data di dark web kebocoran data di dark web menjadi perhatian serius di Indonesia menyusul…
