TEMPO.CO, Jakarta – Sebanyak 685 juta serangan siber terjadi di jaringan internet Indonesia sejak Juli tahun lalu, sekaligus mengalami peningkatan sebesar 97,53 persen dibanding enam bulan sebelumnya. Laporan ini diungkap oleh perusahaan keamanan digital Indonesia, AwanPintar.id. AwanPintar.id merupakan stakeholder dunia siber Indonesia yang ikut serta membangun keamanan siber melalui pemetaan sistematis ancaman di jaringan internet. Laporan 685 juta serangan siber sejak Juli 2023, dihimpunnya dalam rekap semester dua, sebab perusahaan ini rutin menghitung ancaman siber sebanyak dua kali dalam satu tahun.
Berita Lainnya
Serangan Siber Indonesia Tembus 133 Juta, AI Jadi ‘Tameng’ Baru Keamanan Digital
KOMPAS.com – Jumlah serangan siber di Indonesia kembali menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Sepanjang semester I 2025, tercatat lebih dari 133…
Platform CSIRTRadar Meluncur, Pelacak Kebocoran Data di Dark Web
KOMPAS.com – Platform pelacak kebocoran data, CSIRTradar, resmi diluncurkan pada Kamis (9/10/2025). Platform lokal buatan PT Prosperita Sistem Indonesia ini…
Bandung dan Semarang naik jadi lima besar asal ancaman siber Indonesia
Jakarta (ANTARA) – Bandung, Jawa Barat dan Semarang, Jawa Tengah naik peringkat menjadi lima besar daerah asal ancaman siber di…
Nota Kesepakatan AwanPintar.id dan APJII
APJII (Assosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) bersama awanpintar.id telah sepakat untuk bekerja sama dalam menghadapi ancaman keamanan siber yang semakin…
RI Jadi Negara dengan Ancaman Spam Terbesar di Dunia, 15 Serangan per Detik
Bisnis.com, Jakarta – Indonesia ditempatkan sebagai ‘sarang’ serangan spam dan malware terbesar di dunia sepanjang 2025. Temuan dari platform intelligence…
Laporan Ancaman Digital Semester 1 2025, Awan Pintar Deteksi Gelombang Eksploitasi Celah Keamanan Siber
INDUSTRY.co.id – Jakarta – Platform intelligence ancaman siber nasional dari PT Prosperita Sistem Indonesia, AwanPintar.id merilis laporan Indonesia Waspada: Ancaman…
