Liputan6.com, Jakarta – Jumlah serangan siber mengarah ke Indonesia diketahui mengalami penurunan signifikan pada semester I 2025. Walau tercatat ada penurunan, ancaman digital masih jauh dari kata reda. Data ini diungkap oleh laporan terbaru Awanpintar, platform pemantauan serangan siber dari Prosperita Group.
Berita Lainnya
Infografis Jakarta Jadi Sarang Hacker
JAKARTA, iNews.id– Perusahaan keamanan siber, AwanPintar, menyebut Jakarta sebagai kota di Indonesia yang paling sering melancarkan serangan siber. Kok bisa?…
Tantangan Keamanan Siber Bukan Lagi Alat Proteksi Canggih tapi Olah Data
JAKARTA, KOMPAS.com – Saat ini perusahaan tidak hanya mengandalkan satu layanan untuk melindungi sistem dari ancaman siber. Antivirus, Endpoint Detection…
Serangan Siber ke Indonesia Capai 1,9 Juta Kali per Hari, Ini Daftar 10 Teratas Tipe Serangan
Liputan6.com, Jakarta – AwanPintar.id telah merilis laporan mengenai situasi keamanan siber di Indonesia untuk semester 1 tahun 2023. Laporan bertajuk…
Indonesia Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar di Tahun 2025
Jakarta. Panggung digital Indonesia berada dalam kondisi siaga tinggi. Sebuah laporan mengejutkan dari AwanPintar.id, platform intelligence ancaman siber nasional dari…
AI Bikin Serangan Siber Makin Cepat dan Berlipat Ganda Lebih Banyak
JAKARTA, KOMPAS.com – Teknologi kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah cara serangan siber dilakukan. Salah satu yang paling terlihat adalah kemampuan…
Serangan Siber di Indonesia Melonjak Disebut Jadi Sumber Spam dan Malware
KOMPAS.com – Serangan siber di Indonesia dilaporkan melonjak sepanjang 2025. Bukan cuma itu, Indonesia juga disebut sebagai pengirim spam terbesar…
