Liputan6.com, Jakarta – Ancaman kebocoran data di dark web kebocoran data di dark web menjadi perhatian serius di Indonesia menyusul laporan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang mencatat lebih dari 56 juta data terekspos sepanjang 2024. Merespons urgensi tersebut, PT Prosperita Sistem Indonesia (PSI) secara resmi meluncurkan CSIRTradar, sebuah platform Cyber Threat Intelligence yang dirancang khusus untuk mendeteksi dan mencegah kerugian akibat insiden siber.
Berita Lainnya
Waduh! Indonesia Disebut Jadi Sumber Malware Terbesar di 2025
Jakarta, PCplus – Indonesia resmi dicatat sebagai sumber malware terbesar sepanjang 2025. Laporan AwanPintar.id menemukan 234.528.187 serangan siber terjadi pada…
133 Juta Serangan Siber Hantam Indonesia di 2025, Mirai Botnet Jadi Ancaman Baru
Liputan6.com, Jakarta – Jumlah serangan siber mengarah ke Indonesia diketahui mengalami penurunan signifikan pada semester I 2025. Walau tercatat ada…
Indonesia Jadi Episentrum Serangan Spam dan Malware Dunia
Keamanan siber nasional sedang berada dalam titik krusial. Berdasarkan laporan terbaru bertajuk “Indonesia Waspada: Ancaman Digital di Indonesia Semester 2…
Indonesia Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar di Tahun 2025
Jakarta: Panggung digital Indonesia berada dalam kondisi siaga tinggi. Sebuah laporan mengejutkan dari AwanPintar.id, platform intelligence ancaman siber nasional dari…
Mengenal AwanPintar.id, Pemantau Serangan Siber ke Indonesia
Jakarta – Prosperita Sistem Indonesia membuat sebuah sistem Cloud Security Engine bernama AwanPintar.id, yang tugasnya memantau serangan-serangan siber yang terjadi…
AwanPintar Ungkap 10 Serangan Siber Teratas di Indonesia pada Semester 1 2023
TEMPO.CO, Jakarta – Laporan semester 1 tahun 2023 dari AwanPintar menjelaskan banyak hal seputar keamanan siber di Indonesia, salah satunya…
