Liputan6.com, Jakarta – Ancaman kebocoran data di dark web kebocoran data di dark web menjadi perhatian serius di Indonesia menyusul laporan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang mencatat lebih dari 56 juta data terekspos sepanjang 2024. Merespons urgensi tersebut, PT Prosperita Sistem Indonesia (PSI) secara resmi meluncurkan CSIRTradar, sebuah platform Cyber Threat Intelligence yang dirancang khusus untuk mendeteksi dan mencegah kerugian akibat insiden siber.
Berita Lainnya
Awanpintar.id hadirkan solusi pendeteksi ancaman serangan siber
Jakarta (ANTARA) – PT Prosperita Sistem Indonesia menghadirkan platform cloud security engine AwanPintar.id yang memiliki kemampuan mendeteksi ancaman serangan siber….
AwanPintar.id Catat 685 Juta Serangan Siber di Indonesia Sejak Juli Lalu, Meningkat 97 Persen
TEMPO.CO, Jakarta – Sebanyak 685 juta serangan siber terjadi di jaringan internet Indonesia sejak Juli tahun lalu, sekaligus mengalami peningkatan…
Mengenal CSIRTradar, Pemantau Kebocoran Data di Dark Web
Jakarta – PT Prosperita Sistem Indonesia meluncurkan CSIRTradar, platform Cyber Threat Intelligence buatan lokal yang dirancang untuk membantu tim keamanan…
Nota Kesepakatan AwanPintar.id dan APJII
APJII (Assosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) bersama awanpintar.id telah sepakat untuk bekerja sama dalam menghadapi ancaman keamanan siber yang semakin…
Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar
Jakarta – Serangan siber yang berasal dari dalam negeri meningkat tajam sepanjang 2025. Laporan terbaru AwanPintar.id menyebut Indonesia menjadi sumber…
Indonesia Disebut Jadi Sumber Spam dan Malware Terbesar pada 2025
KOMPAS.com – Indonesia disebut menjadi sumber serangan spam dan malware terbesar sepanjang 2025. Hal itu terungkap dalam laporan “Indonesia Waspada:…
