Liputan6.com, Jakarta – Ancaman kebocoran data di dark web kebocoran data di dark web menjadi perhatian serius di Indonesia menyusul laporan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang mencatat lebih dari 56 juta data terekspos sepanjang 2024. Merespons urgensi tersebut, PT Prosperita Sistem Indonesia (PSI) secara resmi meluncurkan CSIRTradar, sebuah platform Cyber Threat Intelligence yang dirancang khusus untuk mendeteksi dan mencegah kerugian akibat insiden siber.
Berita Lainnya
Serangan Siber ke RI Naik 6 Kali Lipat pada H1 2024, Mayoritas dari Dalam Negeri
AwanPintar.id, penyedia layanan keamanan siber, menemukan tren serangan siber di Indonesia terus meningkat. Bahkan, kenaikannya mencapai enam kali lipat pada…
Indonesia Disebut Jadi Sumber Spam dan Malware Terbesar pada 2025
KOMPAS.com – Indonesia disebut menjadi sumber serangan spam dan malware terbesar sepanjang 2025. Hal itu terungkap dalam laporan “Indonesia Waspada:…
Platform CSIRTRadar Meluncur, Pelacak Kebocoran Data di Dark Web
KOMPAS.com – Platform pelacak kebocoran data, CSIRTradar, resmi diluncurkan pada Kamis (9/10/2025). Platform lokal buatan PT Prosperita Sistem Indonesia ini…
Tantangan Keamanan Siber Bukan Lagi Alat Proteksi Canggih tapi Olah Data
JAKARTA, KOMPAS.com – Saat ini perusahaan tidak hanya mengandalkan satu layanan untuk melindungi sistem dari ancaman siber. Antivirus, Endpoint Detection…
Predikat Buruk 2025: Indonesia Jadi Juara Dunia Pengirim Spam dan Malware
Indonesia mencatatkan rekor kelam di dunia maya setelah dinobatkan sebagai negara sumber serangan spam dan malware terbesar di dunia sepanjang…
RI Jadi Negara dengan Ancaman Spam Terbesar di Dunia, 15 Serangan per Detik
Bisnis.com, Jakarta – Indonesia ditempatkan sebagai ‘sarang’ serangan spam dan malware terbesar di dunia sepanjang 2025. Temuan dari platform intelligence…
