Liputan6.com, Jakarta – Ancaman kebocoran data di dark web kebocoran data di dark web menjadi perhatian serius di Indonesia menyusul laporan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang mencatat lebih dari 56 juta data terekspos sepanjang 2024. Merespons urgensi tersebut, PT Prosperita Sistem Indonesia (PSI) secara resmi meluncurkan CSIRTradar, sebuah platform Cyber Threat Intelligence yang dirancang khusus untuk mendeteksi dan mencegah kerugian akibat insiden siber.
Berita Lainnya
Riset AwanPintar : Indonesia Jadi Sumber Spam dan Malware Terbesar pada 2025
Laporan AwanPintar mencatat Indonesia jadi sumber spam dan malware terbesar 2025, dengan lonjakan serangan hingga 75,76% di semester II. Indonesia…
Jangan Tunggu Kena Hack! Amalkan Tips Keamanan Siber Ini Sekarang Juga
Keamanan siber menjadi isu yang semakin krusial di era digital ini. Hal ini disampaikan Founder AwanPintar.id® Yudhi Kukuh, yang menekankan…
Tantangan Keamanan Siber Bukan Lagi Alat Proteksi Canggih tapi Olah Data
JAKARTA, KOMPAS.com – Saat ini perusahaan tidak hanya mengandalkan satu layanan untuk melindungi sistem dari ancaman siber. Antivirus, Endpoint Detection…
Bandung dan Semarang naik jadi lima besar asal ancaman siber Indonesia
Jakarta (ANTARA) – Bandung, Jawa Barat dan Semarang, Jawa Tengah naik peringkat menjadi lima besar daerah asal ancaman siber di…
15 Serangan Siber Terjadi Setiap Detik di Indonesia, Ancaman Spam dan Malware Meningkat
Indonesia kini berada dalam keadaan darurat terkait keamanan digital. Menurut laporan terbaru dari platform threat intelligence nasional, AwanPintar.id, negara ini…
Indonesia Diserang 2 Miliar Kali! Setiap Detik Ada 158 Serangan Siber, Waspada!
JAKARTA – Indonesia terus menghadapi ancaman serius dari kejahatan siber. Pada semester pertama 2024, tercatat ada 2,5 miliar serangan siber…
