TEMPO.CO, Jakarta – Ransomware masih menjadi salah satu ancaman yang menakutkan bagi masyarakat. Khususnya buat para profesional IT pada organisasi pemerintahan maupun swasta yang dalam operasionalnya melakukan pengumpulan data pribadi. Ransomware kini tidak hanya mengenkripsi, tetapi mereka juga mengeksfiltrasi data lalu meminta tebusan dalam pemerasan ganda. Menurut Yudhi Kukuh, Founder AwanPintar.id/CTO Prosperita, saat ini ada ransomeware modern. “Ada developer, seorang programer ransomware, lalu pihak yang membiayai operasional dan orang yang menyebarkan,” kata Yudhi di Shangri-La Hotel Jakarta. Kelompok inilah yang bisa disebut segitiga permasalahan dari sebuah ransomware.
Berita Lainnya
Laporan AwanPintar: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar
Selular.ID – AwanPintar.id, platform intelligence ancaman siber nasional milik PT Prosperita Sistem Indonesia, merilis laporan bertajuk Indonesia Waspada: Ancaman Digital…
Serangan Siber di RI Gila-gilaan, 15 Kali per Detik Sepanjang 2025
Uzone.id — Laporan terbaru dari AwanPintar mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini berada dalam level kewaspadaan tinggi perihal serangan siber. Dalam…
Dari Upaya Awan Pintar-APJII Jaga Kedaulatan Digital Indonesia, Terdeteksi Hampir 2,5 Miliar Serangan Siber dari 10 Negara
Di tengah seringnya pemerintah kelabakan diserang kejahatan siber, terdapat setitik harapan menjaga kedaulatan digital Indonesia. Harapan itu muncul dari kerja…
Jangan Tunggu Kena Hack! Amalkan Tips Keamanan Siber Ini Sekarang Juga
Keamanan siber menjadi isu yang semakin krusial di era digital ini. Hal ini disampaikan Founder AwanPintar.id® Yudhi Kukuh, yang menekankan…
Indonesia Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar di Tahun 2025
Jakarta: Panggung digital Indonesia berada dalam kondisi siaga tinggi. Sebuah laporan mengejutkan dari AwanPintar.id, platform intelligence ancaman siber nasional dari…
Waduh! Indonesia Disebut Jadi Sumber Malware Terbesar di 2025
Jakarta, PCplus – Indonesia resmi dicatat sebagai sumber malware terbesar sepanjang 2025. Laporan AwanPintar.id menemukan 234.528.187 serangan siber terjadi pada…
