Keamanan siber menjadi isu yang semakin krusial di era digital ini. Hal ini disampaikan Founder AwanPintar.id® Yudhi Kukuh, yang menekankan pentingnya menjaga privasi data, terutama di media sosial. “Jangan banyak membagikan data, terutama di media sosial, misalnya ketika ada ajakan untuk mencocokkan wajah dengan karakter tertentu. Ini bisa menjadi awal pengumpulan data oleh AI yang semakin canggih dan valid. Data yang terkumpul, seperti wajah, tahun lahir, dan kebiasaan, bisa dimanfaatkan untuk tujuan yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Berita Lainnya
Indonesia Jadi Episentrum Serangan Spam dan Malware Dunia
Keamanan siber nasional sedang berada dalam titik krusial. Berdasarkan laporan terbaru bertajuk “Indonesia Waspada: Ancaman Digital di Indonesia Semester 2…
Laporan AwanPintar: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar
Selular.ID – AwanPintar.id, platform intelligence ancaman siber nasional milik PT Prosperita Sistem Indonesia, merilis laporan bertajuk Indonesia Waspada: Ancaman Digital…
Serangan Siber di Indonesia Melonjak Disebut Jadi Sumber Spam dan Malware
KOMPAS.com – Serangan siber di Indonesia dilaporkan melonjak sepanjang 2025. Bukan cuma itu, Indonesia juga disebut sebagai pengirim spam terbesar…
Serangan Siber di Indonesia Melonjak Disebut Jadi Sumber Spam dan Malware
KOMPAS.com – Serangan siber di Indonesia dilaporkan melonjak sepanjang 2025. Bukan cuma itu, Indonesia juga disebut sebagai pengirim spam terbesar…
AwanPintar.id: Serangan Siber ke Indonesia Banyak Berasal dari Dalam Negeri
Lembaga keamanan siber AwanPintar.id mencatat adanya sejumlah upaya serangan digital ke Indonesia. Mereka melaporkan bahwa mayoritas serangan siber tersebut berasal…
133 Juta Serangan Siber Hantam Indonesia, Ancam Celah Keamanan dan Botnet IoT
Jakarta: Platform intelijen ancaman siber nasional, AwanPintar.id merilis laporan terbarunya yang menyoroti lanskap keamanan digital Indonesia sepanjang paruh pertama tahun…
