Jakarta (ANTARA) – Bandung, Jawa Barat dan Semarang, Jawa Tengah naik peringkat menjadi lima besar daerah asal ancaman siber di Indonesia menurut laporan AwanPintar.id terkait Ancaman Digital di Indonesia Semester II-2023. Pendiri AwanPintar.id Yudhi Kukuh dalam diskusi bersama awak media di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, mengatakan pusat-pusat serangan baru di luar Jabodetabek sebelumnya tidak muncul pada laporan Ancaman Digital di Indonesia pada semester I-2023.
Berita Lainnya
Terjadi 2 Kasus Siber Selama Sepekan, Data Bank BCA Bocor Efek dari Malware
Dua kasus siber dikatakan telah menimpa Bank of Central Asia (BCA) dalam satu minggu terakhir, meski semuanya dibantah keras. Di…
133 Juta Serangan Siber Hantam Indonesia di 2025, Mirai Botnet Jadi Ancaman Baru
Liputan6.com, Jakarta – Jumlah serangan siber mengarah ke Indonesia diketahui mengalami penurunan signifikan pada semester I 2025. Walau tercatat ada…
Serah Terima Laporan Serangan Siber 2024 dari AwanPintar.id kepada APJII
Sobat Internet, keamanan siber menjadi salah satu tantangan terbesar di era digital saat ini. Untuk menghadapi ancaman yang semakin kompleks…
Arah Pengelolaan Keamanan dan Ketahanan Siber
KITA tentu masih ingat peristiwa bocornya Pusat Data Nasional Sementara di Surabaya karena mendapat serangan siber berupa ransomware bernama brain…
Infografis Jakarta Jadi Sarang Hacker
JAKARTA, iNews.id- Perusahaan keamanan siber, AwanPintar, menyebut Jakarta sebagai kota di Indonesia yang paling sering melancarkan serangan siber. Kok bisa?…
Prosperita bagikan kiat menjaga ketahanan siber secara mandiri
Jakarta (ANTARA) – Insiden keamanan siber nasional berupa serangan terhadap server Pusat Data Nasional (PDN) menjadi alarm bagi setiap individu…
