Honeypot

Case Study:
Portable L2TP Honeypot

Executive Summary

Menjawab kebutuhan dan tantangan terkait fleksibilitas dan keamanan, AwanPintar menggunakan konsep Honeypot via L2TP (Layer 2 Tunneling Protocol) di sisi pengguna merupakan metode keamanan yang cerdas. Di satu sisi, honeypot berfungsi sebagai sistem umpan (decoy) untuk menjebak serta merekam aktivitas peretas, sedangkan tunnel L2TP digunakan untuk mengisolasi lalu lintas tersebut agar tidak membahayakan jaringan internal pengguna.

Tantangan

  • Implementasi cepat.
    Tradisional Honeypot membutuhkan persiapan yang lebih lama.
  • Resiko kebocoran data
    Bila honeypot ditempatkan secara on-premise, resiko kesalahan penempatan pada jaringan bisa menjadi pintu masuk (pivoting) bagi peretas untuk menyerang server internal lain.
  • Keterbatasan Topologi.
    Di beberapa kasus, penambahan Honeypot harus mengubah topologi jaringan.
  • Investasi yang tinggi.
    Pembelian perangkat serta kebutuhan operasional perangkat bisa membebani biaya investasi.

Solusi

Koneksi L2TP dipilih sebagai solusi praktis penerapan honeypot. L2TP Berbeda dengan kebanyakan VPN berbasis aplikasi (Layer 3/5) mengubah struktur paket data, sehingga teknik serangan tingkat rendah (low-level packet crafts) gagal terekam dengan akurat.

Mengapa Pendekatan L2TP ?
  1. Setup Mudah di Sisi Klien: Tanpa hardware mahal. Cukup hubungkan via koneksi L2TP standar, dan sistem umpan siap bekerja.
  2. Isolasi Total di Layer 2: L2TP membungkus paket data pada data-link layer. Jika honeypot diserang atau dieksploitasi, payload jahat terkurung di dalam tunnel dan tidak bisa melompati batas virtual ke jaringan lokal pengguna.
  3. Paket Data Utuh (High-Fidelity Captures): Mengingat L2TP meneruskan frame Ethernet, sistem forensik merekam lalu lintas serangan dalam bentuk paling murni (RAW packets), ideal untuk analisis serangan zero-day.
  4. Deployment Tanpa Perangkat Tambahan: Pengguna tidak perlu membeli server atau perangkat baru. Cukup mengaktifkan klien L2TP yang ada di firwall/router yang ada.
  5. Pengalaman Pengguna Tanpa Gangguan: Aktivitas monitoring berjalan secara aman di latar belakang tanpa mengurangi performa atau kecepatan internet utama pengguna.

Implementasi

Kebutuhan di sisi pelanggan

  • Customer menyediakan 1 IP Publik yang dapat diakses dari internet untuk menjadi IP L2TP Client
  • L2TP Server diaktifkan di sisi pelanggan di router, firewall atau perangkat lain yang dapat
  • Pastikan IP Publik tersebut routeable, dikenal dari internet dan tidak terkena filter oleh firewall atau perangkat lain yang bisa mengakibatkan traffic diblok

Cara proses kerja secara singkat

  • AwanPintar akan menyediakan Honeypot yang akan terkoneksi menggunakan L2TP di sisi pelanggan
  • Honeypot akan mendapatkan IP Publik yang sudah disiapkan customer sebagai IP Client koneksi L2TP
  • Saat terjadi serangan siber ke IP Publik tersebut, maka secara otomatis serangan akan menuju ke dalam Honeypot sehingga data bisa langsung diolah
  • Data dapat langsung dilihat di konsol awanpintar