Jakarta (ANTARA) – AwanPintar.id mengeluarkan laporan terkait Ancaman Digital di Indonesia Semester II-2023, terdapat rata-rata 155.292 serangan siber per jam di Indonesia sepanjang paruh kedua tahun 2023 atau sekitar 43 serangan siber per detik. Serangan siber meningkat 97,53 persen pada semester II (Juli-Desember)-2023, atau hampir dua kali lipat dari semester I (Januari hingga Juni)-2023, dengan jumlah serangan siber mencapai 347.172.666 atau 22 serangan siber per detik.
Berita Lainnya
Riset AwanPintar : Indonesia Jadi Sumber Spam dan Malware Terbesar pada 2025
Laporan AwanPintar mencatat Indonesia jadi sumber spam dan malware terbesar 2025, dengan lonjakan serangan hingga 75,76% di semester II. Indonesia…
Mentransformasi Security Operation Center, dari Pasif Jadi Jantung Ketahanan Bisnis
Liputan6.com, Jakarta – Seperti menara kontrol bandara yang terus mengawasi ribuan pergerakan pesawat setiap detik, Security Operation Center (SOC) adalah…
Mengenal CSIRTradar, Pemantau Kebocoran Data di Dark Web
Jakarta – PT Prosperita Sistem Indonesia meluncurkan CSIRTradar, platform Cyber Threat Intelligence buatan lokal yang dirancang untuk membantu tim keamanan…
Terjadi 2 Kasus Siber Selama Sepekan, Data Bank BCA Bocor Efek dari Malware
Dua kasus siber dikatakan telah menimpa Bank of Central Asia (BCA) dalam satu minggu terakhir, meski semuanya dibantah keras. Di…
Indonesia Disebut Jadi Sumber Spam dan Malware Terbesar pada 2025
KOMPAS.com – Indonesia disebut menjadi sumber serangan spam dan malware terbesar sepanjang 2025. Hal itu terungkap dalam laporan “Indonesia Waspada:…
Platform CSIRTRadar Meluncur, Pelacak Kebocoran Data di Dark Web
KOMPAS.com – Platform pelacak kebocoran data, CSIRTradar, resmi diluncurkan pada Kamis (9/10/2025). Platform lokal buatan PT Prosperita Sistem Indonesia ini…
