Bisnis.com, Jakarta – Indonesia ditempatkan sebagai ‘sarang’ serangan spam dan malware terbesar di dunia sepanjang 2025. Temuan dari platform intelligence ancaman siber nasional AwanPintar.id ini mengindikasikan rapuhnya infrastruktur digital dalam negeri yang masif dieksploitasi oleh pihak tidak bertanggung jawab. Tren serangan siber di Indonesia berada pada level kewaspadaan tinggi. Total serangan pada semester II/2025 tercatat mencapai 234.528.187 insiden.
Berita Lainnya
Prosperita bagikan kiat menjaga ketahanan siber secara mandiri
Jakarta (ANTARA) – Insiden keamanan siber nasional berupa serangan terhadap server Pusat Data Nasional (PDN) menjadi alarm bagi setiap individu…
Predikat Buruk 2025: Indonesia Jadi Juara Dunia Pengirim Spam dan Malware
Indonesia mencatatkan rekor kelam di dunia maya setelah dinobatkan sebagai negara sumber serangan spam dan malware terbesar di dunia sepanjang…
AwanPintar.id Catat 685 Juta Serangan Siber di Indonesia Sejak Juli Lalu, Meningkat 97 Persen
TEMPO.CO, Jakarta – Sebanyak 685 juta serangan siber terjadi di jaringan internet Indonesia sejak Juli tahun lalu, sekaligus mengalami peningkatan…
Terjadi 2 Kasus Siber Selama Sepekan, Data Bank BCA Bocor Efek dari Malware
Dua kasus siber dikatakan telah menimpa Bank of Central Asia (BCA) dalam satu minggu terakhir, meski semuanya dibantah keras. Di…
Mengenal CSIRTradar, Pemantau Kebocoran Data di Dark Web
Jakarta – PT Prosperita Sistem Indonesia meluncurkan CSIRTradar, platform Cyber Threat Intelligence buatan lokal yang dirancang untuk membantu tim keamanan…
Indonesia Disebut Jadi Sumber Spam dan Malware Terbesar pada 2025
KOMPAS.com – Indonesia disebut menjadi sumber serangan spam dan malware terbesar sepanjang 2025. Hal itu terungkap dalam laporan “Indonesia Waspada:…
