KOMPAS.com – Serangan siber di Indonesia dilaporkan melonjak sepanjang 2025. Bukan cuma itu, Indonesia juga disebut sebagai pengirim spam terbesar dan malware tertinggi pada semester II 2025. Hal ini terungkap dalam laporan terbaru bertajuk “Indonesia Waspada: Ancaman Digital di Indonesia Semester 2 Tahun 2025” yang dirilis AwanPintar.id pada 11 Februari 2026.
Berita Lainnya
Jangan Tunggu Kena Hack! Amalkan Tips Keamanan Siber Ini Sekarang Juga
Keamanan siber menjadi isu yang semakin krusial di era digital ini. Hal ini disampaikan Founder AwanPintar.id® Yudhi Kukuh, yang menekankan…
Data Pemerintah Dominasi 58 Persen Kebocoran di Dark Web, Platform Baru Ini Tawarkan Deteksi Dini
Liputan6.com, Jakarta – Ancaman kebocoran data di dark web kebocoran data di dark web menjadi perhatian serius di Indonesia menyusul…
Tantangan Keamanan Siber Bukan Lagi Alat Proteksi Canggih tapi Olah Data
JAKARTA, KOMPAS.com – Saat ini perusahaan tidak hanya mengandalkan satu layanan untuk melindungi sistem dari ancaman siber. Antivirus, Endpoint Detection…
Mentransformasi Security Operation Center, dari Pasif Jadi Jantung Ketahanan Bisnis
Liputan6.com, Jakarta – Seperti menara kontrol bandara yang terus mengawasi ribuan pergerakan pesawat setiap detik, Security Operation Center (SOC) adalah…
AwanPintar.id secara resmi menyerahkan Laporan Serangan Siber sepanjang 2024 kepada APJII
Pada 13 Maret 2025 AwanPintar.id secara resmi menyerahkan Laporan Serangan Siber sepanjang 2024 kepada APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia)….
Indonesia Jadi Sarang Spam dan Malware, Ada 15 Serangan Siber Per Detik
Liputan6.com, Jakarta – Indonesia menghadapi situasi darurat keamanan digital. Laporan terbaru dari platform threat intelligence nasional, AwanPintar.id, mengungkapkan bahwa Indonesia…
