Pada 13 Maret 2025 AwanPintar.id secara resmi menyerahkan Laporan Serangan Siber sepanjang 2024 kepada APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia). Data yang tertera dalam laporan ini merupakan data yang diambil dari semua detektor yang tersebar di jaringan internet Indonesia. Acara ini dilanjutkan dengan diskusi mengenai langkah-langkah yang akan diambil untuk memperkuat sistem keamanan nasional Indonesia.
Berita Lainnya
Jakarta Jadi Sumber Serangan Siber Terbanyak RI, Depok Juara Dua
Jakarta, CNN Indonesia — Area Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) disebut dominan jadi sumber serbuan siber. Simak rincian daftarnya…
Awan Pintar Optimalkan AI Sebagai Perisai Hadapi Ledakan Serangan Siber di Indonesia
TechnologyIndonesia,id – Penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di Indonesia terus menunjukkan lonjakan yang signifikan. Studi terbaru AWS mencatat bahwa…
Waspada Ransomware Modern, dalam 6 Bulan Ada 347 Juta Serangan Siber di Indonesia
TEMPO.CO, Jakarta – Ransomware masih menjadi salah satu ancaman yang menakutkan bagi masyarakat. Khususnya buat para profesional IT pada organisasi…
Arah Pengelolaan Keamanan dan Ketahanan Siber
KITA tentu masih ingat peristiwa bocornya Pusat Data Nasional Sementara di Surabaya karena mendapat serangan siber berupa ransomware bernama brain…
RI Jadi Negara dengan Ancaman Spam Terbesar di Dunia, 15 Serangan per Detik
Bisnis.com, Jakarta – Indonesia ditempatkan sebagai ‘sarang’ serangan spam dan malware terbesar di dunia sepanjang 2025. Temuan dari platform intelligence…
Terjadi 2 Kasus Siber Selama Sepekan, Data Bank BCA Bocor Efek dari Malware
Dua kasus siber dikatakan telah menimpa Bank of Central Asia (BCA) dalam satu minggu terakhir, meski semuanya dibantah keras. Di…
